Halaman

Senin, 16 Desember 2013

Desa Garung Session 3

Minggu 8 Desember 2013, Desa Garung, tempat terpencil, sungai, oksigen yang berlimpah, ikan bakar... Kata – kata tersebut selalu saja melintas di kepala ini beberapa hari terakhir. Keinginan untuk bergowes kesana pun semakin menjadi setelah hujan selalu saja mengguyur beberapa hari ini.

Lima orang goweser dengan angan yang sama yaitu Oppa Ketut, Pak Diding, Om Mario, Mas Akbar & Taufik dengan penuh semangat kembali menemani saya dalam gowes kali ini ke Desa Garung. Untuk Oppa Ketut seperti biasa bagi beliau jalur gowes Jalan Raya Anyer begitu berbahaya dan banyak debu, untuk menghindarinya beliau memutuskan untuk bertemu saja di Pasar Anyer jam 08:00 dengan terlebih dahulu mengambil rute ke Mancak tembus Pasar Anyer (Ini jalur expert bagi newbie tidak dianjurkan).


Pos 1 Pasar Anyer tempat pertemuan dengan Oppa Ketut pun sesuai jadwal. Dari sini perjalanan kami lanjutkan menuju Desa Garung, sepanjang rute yang penuh dengan tanjakan kami mendapatkan banyak inspirasi semangat dari anak kecil sekitar yang dengan setia selalu memberikan dukungan teriakan setiap kali kami melintas. Pak Tani dan Bu Tani pun tak luput dari eforia memberi dukungan ini..... emmmmmm serasa seperti TIM NASIONAL yang sedang bertanding melawan Negeri Sebelah rasanya saat itu....


Sesampainya di Spot 1 tempat mandi – mandi di Sungai waktu Desa Garung SESSION 2 kami agak sedikit kecewa dikarenakan debit air sungai yang mengalir tidak seperti yang diharapkan. Disini kami sempat  digoda dengan indahnya pemandangan buah kelapa muda yang baru saja di petik. Om Mario yang pertama kali gowes kesini sampai berhalusinasi melihat buah kelapa ini (entah beliau berhalusinasi dengan bentuk yang seperti apa). Dengan penuh semangat Om Mario berteriak keras memanggil pemilik buah kelapa (KELAPAAAAAAAAAA),,,,, tapi apa daya ternyata sang pemilik sudah pulang entah kemana..... Pupus sudah harapan Om Mario menikmati segarnya buah kelapa Desa Garung nan masih alami..... 


Untuk memecah kebuntuan yang semakin membisu saya meminta Mas Taufik untuk beranjak ke atas dan mengintip debit air Sungai Besar yang ada di penghujung Jalan, dengan penuh semangat Mas Taufik pun berkata (OM ADA AIR DERASSSSSSS). JEBRETTTTTTTT semangat kami pun kembali membara. Bahkan Oppa Ketut langsung On Fire mendengar teriakan Mas Taufik. Gowes pun kami lanjutkan menuju desa terakhir, dari sini kami harus menuntun sepeda untuk bertemu dengan spot mandi yang kami harapkan.


Sekitar 1 jam lamanya kami berendam di air sungai yang sejuk dan jernih. Dan dikarenakan terlalu senangnya, Om Mario sampai – sampai kehilangan kacamata Co – Trek kesayangannya di tempat ini (mungkin diambil sama penghuni Sungai Desa Garung) hihihihihihihihihi....


Lama mandi di sungai membuat perut keroncongan, seperti biasa jika menuju Desa Garung tak lengkap rasanya  tanpa menikmati Ikan Kue Bakar Babe Junet...... Lezatnyooooooo.......



Tidak ada komentar:

Posting Komentar